Buka Sidang Umum GPPIK, Cornelis Minta Gereja Turut dalam Pembangunan SDM

Jumat, 24 November 2017 | Oleh : admin | Kategori : Pemerintahan


Gubernur Kalbar, Cornelis membuka secara resmi Sidang Umum Gereja Persekutuan Pemberkatan Injil Kristus di Gereja PPIK Timotius Ngabang, Kabupaten Landak, Kalbar (24/11).

Sidang para pimpinan Jemaat GPPIK yang dilaksanakan 4 tahun sekali, kali ini mengusung tema “Gereja Hadir Untuk Bangsa”. Dihadiri oleh Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa, Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar Ny. Frederika Cornelis, Perwakilan Bimas Kristen Kanwil Kemenag Kalbar, Forkompimda Kabupaten Landak, Ketua Umum GPPIK, Para Pengurus Sinode, Ketua Wilayah, Para Gembala, Pendeta, dan Penginjil, serta Majelis Jemaat GPPIK Ngabang.

 

Dalam Sambutannya, Cornelis meminta kepada para tokoh Gereja PPIK untuk lebih memperhatikan kondisi sosial didalam masyarakat, pembangunan sumber daya manusia guna mencapai kesejahteraan bersama.

“Terkait kondisi sosial dimasyarakat kita, saya sudah ngomong itu dari tahun 78 sampai saat ini belum terealisasi. Gereja harus cari penyebabnya apa. Karena perintah Yesus kepada kita, sampaikan kabar gembira ini kepada semua suku bangsa yang ada dimuka bumi, jika engkau ingin selamat dan ikutlah aku, akulah satu-satunya jalan keselamatan,” tutur Cornelis.

 

Mantan Bupati Landak itu menambahkan, Kekayaan sumber daya alam di Kalimantan Barat harus dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dikelola dengan bijaksana oleh masyarakat.

 

“Saya sudah banyak mengunjungi tempat-tempat diluar sana, tidak seperti di tempat kita ini, tanah kita ini memiliki sumber daya alam yang melimpah, tetapi mengapa kita masih miskin. Tuhan berfirman kuasailah seluruh muka bumi,” ungkap Cornelis.

 

Cornelis menegaskan tantangan Gereja semakin hari semakin sulit, kunci dalam menghadapi persaingan yang terus meningkat adalah dengan bekerja dengan giat.

 

“Kita tidak cukup berdoa saja, tetapi perintah Tuhan kepada kita adalah bekerja, bekerja, bekerja, Allah akan memberikan upahnya,” imbuh Cornelis.

 

Senada dengan apa yang disampaikan oleh orang nomor satu di Kalbar itu, Bupati Landak Karolin Margret Natasa berharap Gereja menjadi terdepan dan besinergi dengan pemerintah untuk mengatasi masalah sosial didalam masyarakat.

 

“Dari sisi kami sebagai pemerintah, kami berharap dengan para tokoh agama ini kita sama-sama membangun masyarakat kita. agar menjadi catatan bagi seluruh pengurus sinode juga, bagaimana kondisi sosial kemasyarakatan kita agar menjadi ukuran keberhasilan bagi para hamba Tuhan yang berkarya di lapangan tentang bagaimana kondisi masyarakat kita dilapangan,” cetus Karolin.

 

Mantan Anggota DPR RI itu juga berharap Gereja sebagai bahtera yang melindungi seluruh umatnya dapat mendatangkan kebaikan dan kesejahteraan ditengah derasnya arus globalisasi saat ini.

 

”Manusia sebelum mengenal agama mungkin saja belum cukup beradab, tetapi setelah ia beragama dia harus lebih manusia, menjadi lebih manusiawi. Nah inilah yang saya harapkan, sungguh-sungguh menjadi pemikiran kita bersama. Ditengah masyarakat kita saat ini yang mungkin terjadi kondisi yang memerlukan kebersamaan kita mulai dari terorisme, narkoba, tantangan bagi generasi muda kita terhadap dunia maya dan sebagainya,” pungkas Karolin.

Berita Terkait




Pemerintah Kabupaten Landak