Heriadi: Lahan persawahan yang sudah di tanam padi jangan lagi di tanam tanaman keras seperti tanama

Senin, 23 Oktober 2017 | Oleh : admin | Kategori : Kepala Daerah


Wakil bupati Landak, Herculanus Heriadi berpesan kepada petani untuk merubah mainset cara berpikir petani dalam pengelolaan pertanian dengan penuh semangat yang tinggi, bercocok tanam dari tradisional menjadi lebih modern serta bisa dan siap menerima setiap perubahan.

 

“Marilah kita terus meningkatkan kwantitas dan kualitas produksi pertanian dengan manfaatkan secara optimal seluruh sumber daya lahan pertanian yang ada termasuk manfaatkan lahan cetak sawah yang baru dan lahan-lahan tidur yang masih tersedia,” ajak Heriadi, pada acara tanam lahan cetak sawah, tahun 2017, di Dusun Sindur, Desa Agak , Kecamatan Sebangki,  Kabupaten Landak,  Kalbar Senin (23/10/2017).

 

Dalam kesempatan tersebut, Heriadi, menyampaikan pesan Bupati Landak, Karolin, yang mengajak masyarakat untuk  terus  meningkatkan wawasan dan pengetahuan, sehingga menjadi sumber daya manusia pertanian di kabupaten Landak yang kreatif dan memiliki inovasi.

 

Pada acara tanam padi lahan cetak sawah tersebut, wakil Bupati Landak di dampingi Kepala Dinas pertanian, perikanan dan ketahanan pangan Kabupaten Landak, Vinsensius.

 

Heriadi menegaskan, lahan persawahan yang sudah di tanam padi jangan lagi di tanam tanaman keras seperti tanaman sawit, hal ini seiring dengan mayoritas  masyarakat di kabupaten Landak 75 % adalah bertani.

 

Ketua panitia tanam padi di lahan cetak sawah Tahun 2017, Hairudin  mengaku cetak sawah di Dusun Sindur, desa Agak ini memang sudah lama di nanti-nantikan oleh para petani, namun menurutnya, cetak sawah dengan perkembangan teknologi yang ada saat ini, sangat penting artinya.

 

Hairudin melaporkan hamparan cetak sawah di Dusun Sindur Desa Agak ini ada dua tempat, yaitu di hamparan pasir putih yang sudah tercetak seluas 38 Hektar,  dan yang sudah di tanam seluas kurang lebih 25 hektar, sementara 13 hektar masih tahap pesemaian.

 

Hamparan cetak sawah yang terletak di keramas sudah tercetak seluas 22 hektar yang sudah di tanami seluas kurang lebih 14 hektar.

 

“Pengerjaan di hamparan ini,  masih berlanjut,” katanya.

 

Program tanam padi cetak sawah di Dusun Sindur Desa Agak, juga diikuti Kapolsek Sebangki, yang diwakili oleh, Brigpol. Heryanto Pabayo, Danramil di wakili Batibung Sebangki, Pelda Ekon, , Camat Sebangki di wakili oleh Sekcam,  Erik Sonetus, dan kepala Desa Agak,  di wakili oleh Kadus Sindur, Surianus.

Berita Terkait




Pemerintah Kabupaten Landak